
Sidoarjo, 16 Juli 2026 – Memasuki tahun ajaran baru, MI Roudlotul Ihsan terus berkomitmen untuk memantau tumbuh kembang dan kesiapan belajar para peserta didiknya. Pada Kamis (16/7/2026), pihak madrasah sukses menyelenggarakan kegiatan screening (penjaringan) yang diikuti oleh para siswa dengan tertib dan antusias.
Kegiatan yang berlangsung di area serambi madrasah yang bernuansa Islami ini menyasar para siswa yang hari itu kompak mengenakan seragam Pramuka.
Pemanfaatan Teknologi untuk Data yang Akurat
Ada yang menarik dalam pelaksanaan screening kali ini. Proses pemeriksaan dan pengumpulan data tidak lagi dilakukan sepenuhnya secara manual, melainkan sudah memanfaatkan teknologi digital.
Petugas pemeriksa terlihat menggunakan perangkat tablet digital untuk menginput data siswa secara langsung (real-time). Metode ini diterapkan agar pendataan, baik mengenai kesehatan fisik, tumbuh kembang, maupun kesiapan belajar anak, dapat terekam dengan lebih cepat, akurat, dan efisien.
Suasana Hangat dan Humanis
Meski sebagian anak sempat merasa tegang sebelum giliran mereka tiba, suasana berangsur cair berkat pendekatan yang ramah dan humanis dari para petugas dan guru pendamping.
Para siswa duduk dengan rapi di atas lantai marmer, mengantre giliran mereka satu per satu di depan meja belajar kecil (dampar). Petugas dengan sabar mengajak anak-anak berdialog sambil memeriksa indikator-indikator yang diperlukan, sehingga proses screening terasa menyenangkan dan tidak menakutkan bagi anak-anak.
Komitmen Madrasah untuk Generasi Terbaik
Pihak MI Roudlotul Ihsan menjelaskan bahwa kegiatan screening ini sangat penting dilakukan di awal tahun ajaran. Hasil dari penjaringan ini nantinya akan menjadi acuan penting bagi guru dan pihak madrasah dalam menyusun program pembelajaran serta memberikan perhatian khusus bagi siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Melalui screening berkala ini, kami berharap dapat mendeteksi sejak dini faktor-faktor yang berpotensi menghambat proses belajar anak, baik dari segi kesehatan maupun kesiapan psikologis. Dengan begitu, MI Roudlotul Ihsan dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan berakhlakul karimah, tetapi juga sehat lahir dan batin.”
Kegiatan berjalan dengan lancar dari awal hingga selesai, mencerminkan sinergi yang apik antara pihak madrasah, petugas kesehatan/tim penguji, dan para siswa.

